This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 08 Maret 2011

Sleep Paralysis

Akhir2 ini sering banget tuh ngalamin hal yang namanya sleep paralysis atau mungkin banyak orang lebih taunya ‘tindihan’. Banyak yang ngasih penjelasan ilmiah ada juga beberapa yang nyangkut2in hal itu sama hal yang agak horor, Hiiii serem!
Pertamanya sih tidur terus kebangun, ketika mulai tidur lagi rasanya nafas jadi sesak, mau ngomong nggak keluar suaranya dan halusinasinya jadi nyeremin. Jadi seperti pikirannya udah terjaga tapi badannya belum. Lalu, ada sedikit rasa dingin menjalar dari ujung kaki ke seluruh tubuh. Untuk bisa bangun, satu-satunya cara adalah menggerakkan ujung kaki, ujung tangan atau kepala sekencang-kencangnya hingga seluruh tubuh bisa digerakkan kembali. Setelah itu, biasanya nggak berani tidur. Walaupun kadang udah berdo’a neh tapi kadang kejadian itu berulang lagi. Nah karena pengen tau makanya googling deh sebenarnya sleep paralysis atau tindihan itu apa, dan berikut hasilnya :
Sleep Paralysis
Menurut medis, keadaan ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak disebut sleep paralysis alias tidur lumpuh (karena tubuh tak bisa bergerak dan serasa lumpuh). Hampir setiap orang pernah mengalaminya. Sleep paralysis bisa terjadi pada siapa saja, lelaki atau perempuan. Dan usia rata-rata orang pertama kali mengalami gangguan tidur ini adalah 14-17 tahun.
Sleep paralysis alias tindihan ini memang bisa berlangsung dalam hitungan detik hingga menit. Yang menarik, saat tindihan terjadi kita sering mengalami halusinasi, seperti melihat sosok atau bayangan hitam di sekitar tempat tidur. Tak heran, fenomena ini pun sering dikaitkan dengan hal mistis. Di dunia Barat, fenomena tindihan sering disebut mimpi buruk inkubus atau old hag berdasarkan bentuk bayangan yang muncul. Ada juga yang merasa melihat agen rahasia asing atau alien. Sementara di beberapa lukisan abad pertengahan, tindihan digambarkan dengan sosok roh jahat yang menduduki dada seorang perempuan hingga sulit bernafas

Kurang Tidur

Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis
, adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap rapid eye movement (REM). Sebagai pengetahuan, berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam 4 tahapan. Tahapan itu adalah tahap tidur paling ringan (kita masih setengah sadar), tahap tidur yang lebih dalam, tidur paling dalam dan tahap REM. Pada tahap inilah mimpi terjadi. Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi (REM). Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi. Selain itu, sleep paralysis juga bisa disebabkan sesuatu yang tidak dapat dikontrol. Akibatnya, muncul stres dan terbawa ke dalam mimpi. Lingkungan kerja pun ikut berpengaruh. Misalnya, Anda bekerja dalam shift sehingga kekurangan tidur atau memiliki pola tidur yang tidak teratur

Oleh-oleh Insomnia


Aku mengutip semua ini dari buku yang aku baca ulang kembali setelah beberapa lama ada di tumpukan buku-buku kuliahku. Belum usang tapi lumayan berdebu dan lumayan terlupakan. Kubaca kembali ketika aku merasa nggak pernah bisa tidur, versi kerennya “insomnia stadium akhir”. Judulnya Don’t Sweat The Small Stuff dari Richard Carlson Ph.D. Berikut diantaranya :

  • Hidup terdiri atas berbagai peristiwa. Hidup tak akan pernah sempurna dan tak akan persis seperti yang kamu inginkan. Qta semua dilahirkan dalam serangkaian kondisi tertentu dan tidak realistis kalau kamu berpikir akan sampai di satu titik dimana kamu tidak pernah sakit hati. Tapi itulah hidup, jika kamu bisa menerima hidup apa adanya, semua akan baik-baik saja.
  • Sebagian kejadian yang ditanggapi dengan istilah dramatis sebenarnya bukan masalah “Hidup dan Mati”. Jika mempermasalahkan semuanya hidup seperti tragedi yang susul menyusul. Daripada menyalahkan diri sendiri. Lebih baik belajar dari kesalahan, menjadi orang yang lebih baik dan meneruskan hidup.
  • Terimalah Hari yang buruk seperti menerima Hari yang kadang hujan. Itu tidak bisa dihindari dan bersyukurlah tidak terjadi setiap hari.
  • Ketika melepaskan keinginan menjadi sempurna. Kamu akan mengerti bahwa ada kesempurnaan di dalam ketidaksempurnaan. Meski kadang di permukaan terlihat lain. Tuhan tahu apa yang DIA lakukan. Semuanya sempurna dengan caranya masing-masing. Kamu akan mulai menyadari bahwa kamu tepat berada dimana kamu seharusnya berada meskipun kamu mungkin belum bisa melihatnya. Karena dalam banyak hal, semuanya sempurna dengan caranya sendiri-sendiri.
  • Salah satu ujian terberat adalah mampu mengharapkan kebahagiaan orang lain bahkan ketika kamu mungkin terluka. Karena setiap kali secara sadar memilih ikut merasakan kebahagiaan orang lain telah menjamin kebahagiaan utnutk dirimu sendiri. Dan tidak ada yang bisa menyamai rasa senang saat Kita tahu bahwa Kita telah melakukan sesuatu yang baik untuk orang lain entah orang lain itu mengakuinya atau tidak.
  • Ketika kamu bangun pagi hari, pikirkanlah 3 hal yang harus disyukuri. Pikirkan 3 hal yang baik dalam hidupmu. Yang menyenangkan adalah ketika Kita mencari apa yang baik, Kita akan menemukan semakin banyak hal-hal baik semacam itu.

From Kahlil Gibran to You

Dalam perjalanan hidup, aku melihatnya terbit di fajar musim.
Mengubah kesunyian hari menjadi kebahagiaan.
Memadati keheningan malam dengan musik dari hati.
Dia mengajariku mengenal keindahan dan menyanyikan untukku senandung kehidupan.
Apakah aku menemukan cinta sejati?
Ataukah aku sudah menemukan kebahagiaan atas nama cinta?
Apa yang sebenarnya ada di batinnya?
Aku tidak mengerti pertanyaan yang tiba2 menimbun kesadaranku.
Yang aku sadari ada sesuatu yang belum pernah kurasakan sebelumnya.
Apakah ia menyadari bahwa tatapannya membisikkan sesuatu padaku.
Saat mendengar kata-katanya, aku merasakan kekuatan dalam suaranya.
Kekuatan itulah yang membuatku berenang di bentang cakrawala tanpa batas.
Ketika dia mengulang ucapan sambil sesekali tersenyum atau saat dia bercerita dengan kalimat panjang dan sempurnalalu berhenti sejenak.
Aku ingin menatapnya sekali lagi.
Karena aku ingin mengetahui rahasia hati melalui tatapan matanya yang kadang naif.
Tatapan itu seakan memberitahuku bahwa aku dapat menunjukkan pada dunia dan pada diriku sendiri bahwa aku adalah miliknya.
Terkadang, aku melihatnya dalam air mataku saat keputusasaan melayang-layang diatasku.
Tapi dengan pergi dan menatapnya, aku senantiasa memperoleh kekuatan baru.
Aku ingin mengerti akan petunjuk bahasa jiwa.
Karena hal ini tidak lebih sukar di mengerti ketimbang kata-kata yang ditulis angin musim semi pada permukaan air.
Dan akhirnya saat ini bersamanya kuimpikan kehidupan yang penuh harapan dan keabadian yang terwakili oleh kata-kata dan perbuatan baik.

Something 'Bout Love

Ibuku…

Sepanjang ingatanku, Ia orang pertama yang kudatangi setiap aku ingin menangis dan setiap kali aku ingin tertawa bahagia. Ia selalu ada bersamaku. Ia tak pernah menghakimiku. Ia membiarkanku menentukan harapanku. Ia bangga saat aku berhasil dan menghiburku saat aku gagal. Ia tahu kapan aku butuh nasihat dan kapan aku ingin mengatasi masalahku sendirian. Ia menggandakan kesenanganku dengan kesenangannya. Ia membagi rasa kesalku dengan empati dan pengertiannya. Ia selalu menanyakan pengalamanku. Kami jarang berbicara di malam hari (karena Ia sudah tidur) atau pagi hari (karena aku belum bangun). Tapi kami masih menemukan waktu untuk mengisi hati dengan cinta.
Mengetahui bahwa Ia masih terus membangun hidup membuatku merasa lebih nyaman dengan hidupku sendiri. Saat aku mengalami perubahan hidup, aku ingin Ia percaya padaku seperti aku percaya padanya. Ia harus menerima bahwa aku ingin belajar dewasa. Aku telah belajar rasa cemas, rasa melindungi, dan terutama manisnya pengabdian tanpa pamrih. Ia telah memberikan segenap hatinya untukku tapi jiwanya Ia berikan sedikit demi sedikit sampai saat Ia tau kapan aku siap. Hingga saat ini aku merasa beruntung bisa menjadi seperti ini, Aku yakin Ia tahu bahwa aku sedang tumbuh dan belajar. Aku tahu Ia mencintaiku. Aku adalah anaknya tapi yang lebih penting, Ia adalah Ibuku.

Ayahku…

Ia adalah seseorang yang tak pernah memarahiku (benar-benar marah) meskipun aku pantas menerimanya. Ia mencintaiku sejak dulu. Ia selalu ada saat aku menangis atau aku sakit. Ia selalu dapat memperbaiki keadaan dengan sekumpulan idenya. Ia selalu mencemaskanku ketika melihatku pulang ke rumah terlambat. Tapi Ia selalu merasa bangga saat aku mendapat nilai baik, memenangkan penghargaan atau menangani situasi sulit dengan cara dewasa. Kadang aku tak mengerti bagaimana ia bisa melakukannya. Seakan menjadi Ayah saja belum cukup. Ia bekerja mengatur semuanya. Melakukan kegiatan untuk keluarga, kerabat dan teman-temannya. Saat malam biasanya Ia tidur saat aku terlelap dan bangun subuh untuk memulai aktifitasnya. Namun, Ia masih bisa memanfaatkan cadangan waktunya untuk sekedar berbicara denganku. Ia senang membicarakan masa depan denganku. Walaupun Ia tidak berkata banyak, aku tahu bahwa Ia memberi tahu aku bahwa Ia bangga. Kurasa hal itu mengatakan padanya bahwa pengorbanannya sungguh bermakna.
Ia adalah Ayahku dan aku akan mengatakan padanya betapa aku mencintainya. Dan aku menghargai usahanya yang tidak menyerah bahkan saat aku sendiri telah menyerah. Aku tahu Ia sayang padaku, aku tahu Ia akan membelikan dunia untukku seandainya Ia bisa.

Dan dia adalah…

Berada bersamanya mengubah jiwaku
Aku berbagi semua hal dengannya
Bahkan hal-hal yang tidak kuceritakan pada keluarga dan sahabatku
Rasa cintanya, percayanya dan dukungannya membuatku lebih hidup
Melalui dirinya, aku belajar memandang dunia dengan sudut pandang baru
Rasanya ketika ada bukit yang tinggi di hadapanku, entah darimana ia menyediakan sayap bagiku untuk terbang melintasinya
Dia mampu menbuatku amat sangat bahagia atau sangat marah
Tapi saat ia tersenyum segalanya berubah, aku tak bisa berbuat apapun selain membalas senyumannya
Dia memiliki sejuta senyuman
Senyuman itu membuatku tertawa saat aku terluka
Membuatku memaafkannya saat aku marah padanya
Saat aku berada disampingnya, menatap matanya, masuk ke dalam jiwanya dan aku mengatakan jutaan kata tanpa bersuara
Aku tau bahwa hatiku ada di hidupnya


Taken from “chicken soup 4 the soul dedicated to my mom, my dad and my lovely, Love them so much!!